Ayam bakar bumbu kecap? Ayam bakar bumbu padang? Atau ayam bakar bumbu rujak? Semua itu sudah biasa kan? Rasanya dengan gampang Anda menemukan hidangan ini di banyak warung makan dan restoran. Tapi kalau resep ayam bakar satu ini cukup jarang Anda temukan dan siap menjadi hidangan istimewa Anda di hari special.
Sebentar lagi bulan Ramadhan datang, biasanya sesekali Anda akan menjamu rekan dan kolega Anda untuk berbuka puasa di rumah Anda. Kira-kira hidangan special apa yang dapat Anda sajikan dalam kesempatan ini? Tentunya Anda berharap dapat menyajikan sajian yang tidak sekedar istimewa tetapi berbeda dan tidak gampang ditemukan di kawasan lain kan?
Dan wangsit resep ayam bakar satu ini layak menjadi pilihan Anda. Dengan bumbu rempah kayu anggun yang harum dan hangat, rasanya dijamin akan menciptakan kolega Anda memuji hidangan Anda. Dan ini ia resep ayam bakar bumbu kayu anggun yang istimewa ini.
Bahan baku :
Ayam 1 kg.
Bumbu-bumbu
Bawang putih 10 siung
Bawang merah 7 siung
Tomat 3 buah ukuran sedang
Cabe merah besar 6 buah
Kemiri 2 butir
Kunyit 8 cm
Jahe 3 cm
Bumbu tambahan
Kecap 2 sendok makan
Saus tiram 1,5 sendok makan
Ketumbar 1 sendok teh
Kayu anggun bubuk 2 sendok teh
Pala bubuk ½ sendok teh
Cengkeh 5 butir
Cara menciptakan :
Haluskan dengan blender semua materi bumbu.
Cairkan 1,5 sendok makan mentega pada wajan wok, tumis semua bumbu dengan mentega hingga mendidih. Tambahkan air
Tunggu hingga mendidih dan masukan belahan ayam.
Masukan seluruh bumbu pelengkap dan ungkep hingga seluruh bumbu meresap pada ayam dan air surut serta mengental.
Bakar atau panggang ayam bersama dengan olesan bumbu hingga kecoklatan.
Resep ayam bakar ini siap Anda sajikan bersama dengan aneka sayuran menyerupai sup atau capcay. Bisa pula Anda sajikan bersama acar yang terbuat dari gabungan sayuran yang dipotong tipis, dressing mayonnaise, caber rawit dan air jeruk lemon. Atau Anda yang menyukai gaya tradisional dapat Anda sajikan bersama sambal dhabu-dhabu khas Sulawesi dan bermacam-macam lalapan segar. Resep ayam bakar yang istimewa bukan?

0 Comments